Join The Community

Search

Showing posts with label Dunia Kerja. Show all posts
Showing posts with label Dunia Kerja. Show all posts

Monday, August 8, 2011

Match & Mirror Dalam proses interview

Dalam proses interview, penggunaan teknik Match & Mirror mempunyai dampak yang besar bagi keberhasilan seseorang agar bisa disukai kebanyakan orang. Hanya dalam hitungan menit, teknik ini akan membuat orang menyukai Anda, walaupun pada awalnya orang itu apriori terhadap Anda.

Dalam bukunya Get Anyone To Do Anything, David J. Lieberman Ph.D. menyatakan bahwa komunikasi menciptakan saling percaya, dan memungkinkan Anda untuk membangun jembatan psikologis terhadap seseorang.


Percakapan menjadi lebih positif dan nyaman ketika dua orang berusaha untuk saling menyesuaikan. Sebagaimana kita cenderung untuk menyukai seseorang yang memiliki minat yang sama, secara tidak sadar kita juga cenderung untuk menyukai orang yang "berpenampilan seperti kita".


Ini artinya, ketika seseorang melakukan gerakan seperti kita, atau menggunakan perkataan atau ungkapan seperti yang kita gunakan, kita cenderung untuk menganggap orang tersebut adalah orang yang menyenangkan.


Berdasarkan kondisi inilah Anda bisa dengan sengaja meniru gerakan tertentu yang dilakukan oleh lawan bicara Anda agar yang bersangkutan langsung menyukai Anda. Teknik ini disebut Match & Mirror atau persamaan dan pencerminan.


Match berarti mengikuti gerakan sesuai dengan yang dilakukan oleh lawan bicara Anda. Contohnya, ketika lawan bicara memegang pulpen dengan tangan kiri, Anda pun memegang pulpen dengan tangan kiri.


Sedangkan Mirror berarti Anda mengikuti gerakan tangan berlawanan dengan lawan bicara Anda (sifat cermin). Contohnya, saat lawan bicara Anda memegang pulpen dengan tangan kiri, Anda memegang pulpen dengan tangan kanan.
 Lakukanlah Match & Mirror saat Anda menjalani interview. Ikuti setiap gerakan yang dilakukan oleh si interviewer dengan diam-diam atau tidak diketahui olehnya. Beri jeda beberapa detik dalam mengikuti gerakannya.

- Kata-kata 7%
- Nada suara 38%
- Bahasa tubuh 55%

Berikut adalah faktor yang harus diperhatikan dalam mengaplikasikan teknik Match & Mirror:

Kata-kata hanya berpengaruh 7% dalam komunikasi, sesuaikan ungkapan-ungkapan digunakan interviewer Anda. Contohnya anda, kamu, kami, kita, saya, aku.

Kualitas/nada suara berpengaruh 38% dalam komunikasi. Mutu suara Anda lebih berpengaruh dari pada kata-kata yang Anda pergunakan. Pergunakan dialek yang sama, nada cepat, nada tinggi, nada pelan, nada sedih, nada gembira.
Fisiologi atau bahasa tubuh mempunyai pengaruh paling banyak dalam berkomunikasi. Ikuti gerakan tubuhnya seperti:

- Kepala: menganggukkan kepala, mimik muka.
- Tangan: gerakan tangan, kiri dengan kiri, kiri dengan kanan.
- Cara duduk/berdiri: posisi malas, tegap, yakin, percaya diri.
- Suasana: gembira, ceria, sedih, simpati.
- Kaki: lurus, dilipat, bersila, berpangku kaki, dll.

Pada prinsipnya, yang Anda harus lakukan adalah mengikuti gerakan lawan bicara Anda dengan hati-hati. Ikuti gerakan lawan bicara Anda dengan niat baik dan lakukan dengan hati-hati agar ia tidak tahu bahwa Anda sedang mengikuti gerakan Anda, karena Match & Mirror ini sesungguhnya adalah sebuah instruksi-instruksi pada kekuatan alam bawah sadarnya, bukan pada atas sadarnya. 

Thursday, July 28, 2011

Tips Menjawab Pertanyaan Interview

Tips Interview Kerja – Jika Anda pernah mengajukan Surat Lamaran Pekerjaan pada salah satu perusahaan, dan nasib baik sedang memihak pada diri Anda, kemungkinan besar sebelum Anda diterima menjadi karyawan di perusahaan tersebut, anda biasanya akan mengikuti prosedur yang umumnya berlaku pada perusahaan, diantaranya anda akan melakukan psikotest dan selanjutnya jika Anda lolos, maka Anda akan memasuki bapak final atau interview. Dalam interview atau wawancara, ini memungkinkan anda akan diterima atau sebaliknya, tergantung dari jawaban Anda tentang pertanyaan yang sudah disiapkan oleh perusahaan. Namun pada umumnya, pertanyaan yang sering muncul saat melakukan interview atau wawancara adalah seputar kepribadian Anda, pengalaman kerja dan lain-lain. Lalu bagaimana cara menghadapi pertanyaan-pertanyaan saat interview? Berikut ini Perpustakaan Online Blogger Indonesia (duniabaca.com) berbagi tips 7 pertanyaan penting dalam interview kerja, yang mungkin bisa membantu anda dalam menghadapi wawancara, seperti yang dilansir oleh id.shooving.com

7 Pertanyaan dalam Interview
 
1. Ceritakan mengenai diri Anda!

Untuk pertanyaan ini, interviewer ingin Anda menjelaskan mengenai kekuatan, prestasi, atau segala hal positif yang yang terkait dengan Anda. Mungkin Anda terjebak untuk menjawab mengenai hobi saya, saudara dan keluarga saya, hewan piaraan saya, teman dan lain sebagainya. Jawaban tersebut tidak berguna karena tidak akan memberikan manfaat kepada perusahaan.

2. Apakah kelemahan Anda?
Jangan menceritakan tentang hal – hal negatif mengenai diri Anda misalnya pernah menggunakan narkoba, pernah dipenjara, kalau tiduk ngorok, mabuk, atau misalnya saya tidak bisa kerja di bawah tekanan waktu deadline. Jawaban itu akan membunuh Anda seketika. Yang benar misalnya mengatakan bahwa Anda orangnya workaholic, jadi saya tidak bisa berhenti jika pekerjaan saya belum selesai akan tetapi saya akan berusaha mengatur waktu dengan baik saat saya mulai kerja di perusahaan ini. Memang kelihatannya itu adalah sebuah kelemahan tetapi tidak bagi interviewer. Itu semua hanyalah sebuah contoh, jawaban Anda mungkin bisa dalam hal yang lain.

3. Kenapa Anda meninggal pekerjaan sebelumnya?
Jawaban untuk pertanyaan ini akan menentukan jenis kepribadian Anda. Pertanyaan explisitnya adalah “Apakah Anda loyal terhadap perusahaan?”. Jangan pernah berkata bahwa karena perusahaan Anda menawarkan gaji yang lebih tinggi dibanding perusahaan sebelumnya atau perusahaan tempat saya kerja kemarin jelek, perusahaan Anda adalah yang terbaik. Cara pandang dan perkataan negatif Anda tidak akan menaikkan rangking Anda di depan interviewer. Katakan bahwa – Saya melihat disini saya dapat berkembang dan meningkatkan kepribadian, kemampuan saya…dll setingkat lebih baik jika saya bergabung dalam perusahaan ini

4. Bisa bekerja bersama tim?
Katakan ya untuk pertanyaan ini. karena dengan tim Anda bisa bekerja dengan cepat dan efisien. Jangan katakan bahwa saya mampu memimpin tim perusahaan Anda, kenapa? karena setiap perusahaan memiliki kondisi kerja yang berbeda. Ditambah lagi Anda tidak tahu anggota member tersebut ataupun mengenalnya satu persatu. Jadi jangan memberikan opini sampai Anda melihat faktanya.

5. Berapa gaji yang Anda inginkan?
Berapa gaji yang Anda inginkan? jangan berkata seolah Anda ingin mengambil uang yang banyak dari perusahaan tanpa Anda mau memberikan apapu. Tunjukkan mereka kita adalah partner beri mereka Win-Win Solution. Anda bisa menjelaskan UMR misalnya 1Juta, kemudian ditambah biaya-biaya lain misalnya untuk posisi supervisor saya membutuhkan dana komunikasi Rp…, tabungan Rp…, asuransi Rp…, etc. Jelaskan dari sudut pandang perusahaan dulu kemudian jelaskan biayanya.

6. Kenapa saya harus menerima Anda?
Pertanyaan ini merupakan hal yang susah saya jawab. Anda bisa menjawab bahwa saya tinggal di dalam kota yang sama dengan perusahaan sehingga saya bisa lebih fokus bekerja, saya mampu melakukan market research karena saya mempunyai jaringan yang luas, atau saya memiliki pengalaman 5 tahun dan saya tahu tentang teori dan prakteknya sehingga saya mampu meningkat kecepatan perusahaan dengan cepat.

7. Apa saran Anda untuk meningkatkan kinerja perusahaan?
Jangan memberi pernyataan tanpa fakta. Anda harus menjawabnya dengan jujur bahwa Anda tidak mengetahui fakta situasi perusahaan yang sesungguhnya. Katakan bahwa Anda akan melihatnya dulu dengan seksama dan setelah itu akan memberikan pendapat dan saran.
Itulah beberapa tips saat menghadapi pertanyaan interview kerja, semoga dengan mempelajari tips interview kerja ini, Anda tidak ragu lagi dalam menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh pihak perusahaan dan semoga Anda terpilih menjadi karyawan pada perusahaan yang dimaksud. Selamat Bekerja, Tunjukkan yang terbaik, maka Anda akan lebih di hargai.

source: Duniabaca

By Sync